Tuesday 10th February 2026
Kemnaker Ungkap Empat Strategi untuk Peningkatan Mutu Pelatihan Vokasi
By Sipri

Kemnaker Ungkap Empat Strategi untuk Peningkatan Mutu Pelatihan Vokasi

JAKARTA, SP – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelatihan vokasi dalam rangka mencetak tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing di pasar kerja.

Dalam acara Ministerial Lecture di Universitas Diponegoro, Semarang, pada Jumat (4/10/2024), Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi, mengungkapkan bahwa peningkatan mutu pelatihan vokasi difokuskan pada empat strategi utama yang melibatkan kerja sama dengan industri serta penyempurnaan kurikulum.

Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Kerja, Kemnaker Dorong Ahli Gencarkan Promosi Budaya K3

Pertama, Kemnaker menerapkan link and match dengan pasar kerja yang melibatkan industri dalam penyusunan standar kompetensi program dan kurikulum pelatihan.  “Keterlibatan industri dalam menyusun standar dan kurikulum pelatihan sangat penting agar pelatihan vokasi dapat menjawab kebutuhan nyata di lapangan,” ujar Sekjen Anwar.

Kedua, melakukan penyempurnaan komposisi skill dalam kurikulum, seperti technical skills, soft skills, dan digital skills. Dengan langkah tersebut, Kemnaker ingin agar lulusan pelatihan vokasi tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga mampu beradaptasi dengan tuntutan digitalisasi serta memiliki kemampuan interpersonal yang baik.

Ketiga, melakukan reorientasi kejuruan dengan menyesuaikan program pelatihan sesuai potensi dan kebutuhan daerah. Ia menekankan pentingnya penyesuaian pelatihan agar lulusan dapat memberikan kontribusi maksimal bagi pengembangan daerah masing-masing.

Baca Juga: Kemnaker Harap Kunjungan Gubernur Prefektur Miyagi ke BBPVP Bekasi Tingkatkan Pemagangan di Jepang

Keempat, Kemnaker berkomitmen untuk memperkuat kerja sama dengan industri dalam penyelenggaraan pelatihan vokasi. Keterlibatan industri secara langsung dalam proses pelatihan akan memastikan bahwa tenaga kerja yang dihasilkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar industri.

Melalui empat strategi tersebut, katanya, Kemnaker berharap dapat menghasilkan tenaga kerja yang lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja modern. “Kualitas tenaga kerja sangat menentukan daya saing bangsa, dan pelatihan vokasi adalah salah satu kunci utama untuk mewujudkan hal tersebut,” jelasnya. [et]

 

 

  • No Comments
  • October 4, 2024

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *